Sudah sebulan lebih pencairan Bantuan langsung Tunai (BLT) dilakukan, namun belum juga tuntas. Hal itu terjadi, lantaran sejumlah warga masih ada yang belum mengambilnya. Terutama, warga di Kecamatan Langgudu, ada kesalahan dalam pendataan.
Kepala PT Pos Indonesia (Posindo) Bima, Mahaputra, menjelaskan terjadinya kesalahan pendataan di Kecamatan Langgudu, karena kesalahan dalam pengisian data. Akibatnya, penyaluran BLT terlambat dilakukan.
Dikatakannya, dalam pengisian table pembagian bantuan itu, pada kolom nama desa diisi dengan petugas penyalur BLT. Hal itu terjadi di semua daerah yang ada di kecamatan tersebut. Sehingga petugas kesulitan membedakan penerima BLT tiap-tiap desa. “Sampai sekarang masih banyak penerima BLT yang belum diketahui desanya,” ujar Mahaputra di Posindo Bima, Rabu (20/5).
Namun, dipastikan dalam pekan ini pembagian BLT di kecamatan itu dapat dituntaskan. Demikian juga di Kota Bima dari 9.609 penerima, tersisa 40 orang yang belum mengambilnya.
Diharapkannya, dalam bulan ini semua pembayaran dapat dituntaskan. Hingga saat ini belum menerima instruksi dari pusat, mengenai batas pembayaran. “Bagi penerima kami harapkan segera datang ke kantor pos terdekat ataupun melaporkan diri kepada pihak kelurahan atau desa,” pintanya.
Dia mengaku tak ingin pembayaran terus tertunda. Lantaran, nama penerima tidak diketahui keberadaannya. Pihaknya telah berupaya maksimal memberi pelayanan yang cepat. Hanya saja penerima BLT sendiri yang tidak terlambat. “Kami bahkan membayar hingga di desa dan kelurahan, guna mendekatkan pelayanan,” ujarnya. (BE.18)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...