Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
 
 
 
Home Berita Masyarakat Miskin Non-Jamkesmas Incar Puskesmas Woha

Masyarakat Miskin Non-Jamkesmas Incar Puskesmas Woha

E-mail Cetak PDF
Bima, Sumbawanews.com.-
    Selama ini, Puskesmas Woha banyak didatangi pasien dari berbagai kecamatan. Padahal, fasilitas yang dimiliki sama saja dengan kecamatan lain di sekitarnya. Mungkinkah karena tempatnya bersih atu pelayanannya yang ramah? Selain faktor itu, ternyata ada kebijakan lain yang menarikm minat masyarakat miskin.  
    Kepala Puskesmas Woha, dr Ganis KP, mengungkapkan, sejak bertugas di Kecamatan Woha, pasien yang dirawatnya kebanyakan berasal dari kecamatan lain dan belum memiliki kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat  (Jamkesmas). Karena prihatin, menetapkan berbagai kebijakan dengan meminjamkan nama orang lain kepada pasien yang belum mendapatkan subsidi kesehatan itu. “Sebenarnya itu tidak dibolehkan, tetapi demi membantu masyarakat miskin cara itu pun dilegalkan,” akui Ganis di Puskesmas Woha, Rabu (25/2).
    Kebanyakan kasus yang dilayaninya selama ini, katanya, banyak orang tua yang mendapatkan Jamkesmas, sementara anak-anaknya tidak memiliki kartu. Oleh karena itu, dia menerapkan kebijakan sendiri, kalau pasien tersebut benar-benar miskin akan membantu meminjamkan kartu orang tuanya untuk anaknya.
Nah, cara itulah yang menarik minat pasien itu berbondong-bondong ke Puskesmas Woha. “Meski dia berasal dari kecamatan lain tetap saya bantu,”  katanya sambil memeriksa pasien dari Kecamatan Langgudu.
     Dikatakannya, hingga kini masih banyak masyarakat miskin yang ditangani. Kartu  Jamkesda yang dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, hingga kini belum ada. Untuk itu, berupaya untuk menerapkan kebijakan sendiri meski itu berisiko. “Keselamatan nyawa pasien itu yang lebih utama,” katanya.
    Warga Desa Naru Kecamatan Woha, Emi, mengaku selalu dibantu oleh pihak Puskesmas Woha saat rawat inap. Dia mengaku berasal dari keluarga tidak mampu dan meminta kebijakan dari pihak Pukesmas Woha agar dapat meringankan biaya berobat. “Karena bantuannya, kebiasaan untuk membawa anak saya ke dukun tidak lagi dilakukan,” ujar Emi saat membawa anaknya ke Pukesmas Woha.
    Sebelumnya, jika suhu badan anaknya panas, membawa ke dukun di sekitar tempat tinggalnya, hanya dengan bermodalkan sebungkus gula. Tetapi, setelah diarahkan oleh dokter tentang berbagai gejala penyakit, akhirnya sadar.  “Sekarang sedikit panas sudah dibawa ke Puskesmas, siapa tahu malaria,” tuturnya. (BE.18)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Kegagalan Paket RAHMAT: Satu Partai, Dua SK Dukungan Politik
23/02/2010 | Syahrul Salam
article thumbnail

Sumbawanews.com.- Tepat Senin (22/02), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengumumkan hasil verifikasi terkait data pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Sekitar [ ... ]


Editorial Lainnya

Shout Box

Archives Pesan
16/03anetlema mo sebalong ola btn bukit permai ne.!!
16/03wirman84kyai idak hebat
15/03 jogangKabupaten sumbawa barat ini kabupaten yang kcil.tapi banyak uangnya,,tambawa barapi kemana uang yang banyak itu..
14/03wirman84pak andi calon yang bupati yang terhormat.kami dari penduduk maluk resetment tidak puas dengan kontrak politik yang dilakukan li lapangan sepak bola maluk .kami mohon di koreksi kembali kontrak politik tersebut,,tidak ada satupun yang menjadi saksi penandatanganan kontrak tersebut,,masyarakat resetment..kami mohon bang andi..
14/03tode miratidak bisakah pemimpin kita bersikap adil dan bijaksana????,sebab bertambah pintarnya seorang pemimpin akan bertambah juga cara pemimpin untuk melakukan penyelewengan2 terhadap masyarakat.kasihan kami rakyat kecil yang hanya bisa meratap janji palsu seorang calon,jika sudah di atas......,hanya satu kata......goodby......
14/03Erna Pakilkurangnya ilmu pengetahuan di Indonesia dan meningkatnya KKN,kalau begini terus kapan Indonesia akan maju ??????
14/03GeminiJangan heran di indonesia terjadi banyak masalah,bencana,karna ulah tangan manusia yg penuh dgn kemunafikn dan kezaliman,hrs smua sadar dan tau diri sbgai hamba Allah.
14/03ernamapinmari kita berpegang tangan untuk meningkatkan semangat belajardan mengurangi volume para TKW luar negri.semoga pemimpin kabupaten sumbawa memperhatikan hal ini
13/03wirmanKSB akan AMAN Jika Paket AmAn Yang memimpin
13/03wirman maluksaya di maluk sudah berpuluh tahun dan yang saya lihat maluk tetap saja seperti dulu...kapn perubahan itu kan datang...
12/03LA[INDA BIDOSKepada Yth: Bapak Gubernur NTB TGH Zainul Majdi, M.A, Bapak Bupati/ Wali Kota Se Pulau Sumbawa, Pimpinan DPRD Se Pulau Sumbawa, dan Seluruh LSM, Ormas, Mahasiswa di Pulau Sumbawa.
09/03emitronInfo : Iklan Baris Via SMS, Iklan Baris Kompas Via sms hub. Emitron Cs. 021 8378 5208,
09/03mamadsemoga seluruh amal, ibadah
09/03irawnkyai habat
08/03holly madisonmari kita nonton porno!!!!!
 

Mainkan MP3  Ringtone Antikorupsi IKRAR
Untuk Download Klik kanan MP3 lalu Save link as

Download Ringtone MP3 Visi Misi, Klik kanan lalu save link as