Kepala Urusan Pemerintahan Pemerintah Desa Dasan Geres, Lalu Marjan menuturkan, dengan turun hujan beberapa hari ini telah mengakibatkan badan jalan yang masih berupa tanah menjadi becek dan licin untuk dilalui pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Apalagi dengan kondisinya yang bergelombang sering mengakibatkan kecelakaan. “Malah bebek bisa ngonong di tengah jalan karena banyak sekali kubangan air,” ungkapnya ditemui di Dasan Geres, Gerung, Kamis (29/7).
Pihak Pemerintah Desa Dasan Geres sendiri sudah sering mengusulkan pengaspalan bagi ruas jalan sepanjang kurang lebih 1,2 km hingga perbatasan Dusun Dasan Geres Pade, Desa Jagaraga Kecamatan Kediri ini sejak tahun 2007 lalu, namun tidak pernah mendapat respons hingga kini.
Pengusulan, menurut Marjan, tentunya tetap melalui mekanisme musyawarah rencana pembangunan desa hingga kabupaten. Bahkan hingga langsung menembus Dinas Pekerjaan Umum dan Bupati Lobar.
“Tapi sampai sekarang belum ada respons. Padahal masyarakat sangat mengharapkan. Kalau tidak bisa hotmix, paling tidak aspal goreng,” cetusnya. Ini juga mengingat ruas jalan di Dusun Dasan Geres Pade, Desa Jagaraga, Kecamatan Kediri, berbatasan dengan Desa Dasan Geres, sudah beraspal hotmix.
Ditemui terpisah, Anggota DPRD Lobar asal Desa Dasan Geres, Hamroni, menandaskan, masalah pengaspalan di ruas jalan ini memang harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Apalagi menghubungkan dua kecamatan yakni Gerung dan Kediri, dan di Desa Dasan Geres sendiri cukup padat penduduk. Belum lagi, dalam waktu dekat akan berubah statusnya menjadi kelurahan. “Paling tidak 2011 ini harus menjadi prioritas dan terealisasi,” ujarnya.
Dihubungi dari Giri Menang, Gerung, Kepala Dinas PU Lobar, Made Drestanegara mengatakan, ruas jalan Dasan Geres Barat hingga Dasan Geres Timur sudah masuk dalam pendataannya dan menjadi bagian 140 km ruas jalan di Lobar yang belum dihotmix.
Dinas PU Lobar sendiri, menurut Made Drestanegara telah berupaya mencarikan dana bagi pengaspalan di ruas jalan ibukota kabupaten ini melalui APBN. Hanya saja belum ada kejelasan hingga kini. “Ini harus hotmix karena kalau aspal goreng pemeliharaannya berat dan sekarang sudah tidak ada,” ujarnya.
Untuk hotmix di ruas jalan sepanjang kurang lebih 1,2 km ini, menurut Made Drestanegara, dana yang dibutuhkan sedikitnya Rp 1miliar dan karena Desa Dasan Geres akan berubah statusnya menjadi kelurahan, maka pengerjaan dan kondisi jalanya harus berstandar jalan kabupaten, yakni 3,5 meter untuk lebar badan jalan dan masing-masing satu meter untuk bahu jalan di sebelah kanan dan kiri. (Idham Halik)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...