Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
 
 
 
Home Berita KPU belum Laporkan Realisasi Anggaran Pemilu

KPU belum Laporkan Realisasi Anggaran Pemilu

E-mail Cetak PDF
Kota Bima, Sumbawanews.com.-
   Meski Pemilu Wali dan Wakil Wali Kota Bima sudah berlalu, namun hingga kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima belum mempertanggungjawaban penggunaan anggaran Pemilu. Hal ini disorot anggota DPRD Kota Bima, H Maman H Siraj.
    Duta Partai Golkar itu mengatakan  hingga kini KPU dan Panwaslu Kota Bima belum melaporkan pertanggungjawaban penggunaan anggaran untuk Pemilu beberapa waktu lalu. Alasan keterlambatan itu belum diketahuinya. “Kami tidak tahu apa alasannya, kami jadi bertanya-tanya,” ujarnya di sekretariat DPRD Kota Bima, Selasa (9/9).
   Padahal, menurut Maman, sesuai yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2004, salah satunya mengatur Pemilu, mengisyaratkan tengat waktu bagi KPU sebagai penyelenggara melaporkan penggunaan anggaran Pemilu maksimal satu bulan setelah semua proses selesai. Namun, hingga kini belum dilaporkan oleh KPU. “Seharusnya apa-apa yang diatur, itu dilaporkan tepat waktu,” katanya.
   Tak ayal, ujarnya, molornya laporan itu menyebabkan mundurnya agenda yang telah disusun dewan. Karena anggaran Pemilu berasal dari APBD, katanya, KPU sama seperti eksekutif harus melaporkan penggunaan anggaran itu.
   Jika realisasi atau penggunaan anggaran yang lama sudah dilaporkan, katanya, maka dewan dapat menyiapkan pembahasan anggaran berikutnya seperti PPAS. Selama ini, yang terjadi justru laporan atas realisasi penggunaan anggaran oleh eksekutif kerap molor.
    Ada apa dengan KPU Kota Bima? Anggota KPU Kota Bima, Dra Nur Farhaty, MSi, menjelaskan sikap KPU yang hingga kini belum mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran itu, karena merujuk perubahan ketentuan pertanggungjawaban anggaran Pemilu. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2005 tentang perubahan PP Nomor 6 Tahun 2005 pasal 6 ayat E,  di mana KPU cukup melaporkan penggunaan anggaran pemilu kepada eksekutif.
    “Kami sedang merampungkan laporan itu, namun secara garis besar, globalnya, dari hibah anggaran itu, sudah kami laporkan ke Wali Kota,” ujarnya di sekretariat KPU Kota Bima, Selasa (9/9)
   Berdasarkan ketentuan baru itu, katanya, tenggat waktu bagi KPU untuk melaporkan penggunaan anggaran Pemilu dua bulan setelah semua proses pemilu rampung. Tidak seperti dulu pertanggungjawaban harus dipresentasikan di DPRD. Namun, kini cukup melaporkan kepada Wali Kota.    Kendati hingga kini belum dilaporkan, KPU mempunyai itikad baik untuk melaporkan penggunaan anggaran itu. “Rincian anggarannya kami masih menunggu pemeriksaaan dari BPKP,” imbuhnya.
   Dikatakannya, KPU mempunyai serangkaian kesibukan, usai Pemilu Wali Kota dihelat, langsung menyusul Pemilu Gubernur NTB. Selain itu, KPU disibukan persiapan Pemilu 2009, termasuk pertanggungjawaban massa tugas KPU. (BE.17)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Berpikir Positif di Tahun 2010
05/01/2010 | Administrator
article thumbnail

Suka cita menyambut datangnya tahun 2010 terjadi dimana-mana namun diakhir penghujung tahun 2009 lalu, bangsa Indonesia ditinggalkan oleh salah seorang tokoh bangsa “Gusdur”.
Memang tidak afdol   [ ... ]


Editorial Lainnya

Shout Box

Archives Pesan
09/02andibwt stop gedo...kmu tuh asal bunyi bgt...sama tuh kyk underground..asal aj ngomong, makanya sekolah biar ga mudah diboongin issue...
09/02andialah... kmu bullshit bgt!! ga liat fakta m denger aj lngsng pcy..
09/02le'bogolput.....................?
09/02putra selotojangan sampai daerah2 lain tertawa melihat daerah kita seperti ini... kita kaya tp, berdaya...??? dan tak ada hasil...?
09/02anak selotosaya harap calon2 Bupati n wakil bupati KSB, bukan ucapan dengan kata2 manis dan merdu yg kami cari, tp tindakan dan kebijakan yg tepat dan adil yg kami cari... kami akan memilih anda yth, sebagai bupati dan wakil bupati kami, tp tolong... pilihlah kami sebagai rakyatmu... jangan sampai terulang seperti kasus CPNS kemarin... kami yg memilih anda tapi anda sebagai kepala daerah, tp anda tdk memilih kami sebagai putra daerah.... masyarakat KSB sangan kecewa...
08/02maneeeee.....nanta.....sepeno do'a pak eee...tutup kuping bae mo...apap itana..ning tau niso...apa tau tlwng o buem ka kena pinta anu tau montok nimbo lase o.
08/02Stop GedoKSB banyak uang dapat membangun apa saja tapi sayang pembanguna tidak terarah dan tanpa analisa ,mari kita pilih pemikir yang mempunyai Analisa yang matang dan terarah dalam pembangunan KSB, kita dukung Paket AMAN
08/02sanah(buer)udah 5th saya ada di luar indonesia (smbw) tapai blm juga ada perkembangan apapun, bahkan semakin cendrong ke bawah.kalau seumur hidup kita mengharapkan pimpinan kapansih kita akan bisa maju,maksud saya kita sbagai manusia harus memimpin diri kita sendiri sebelum org lain memimpin kita ,soalnya kedamaian dan kemerdekaan itu terdapat di dri kita sendiri
08/02Tau Lamuntit
08/02Undergroundjman skrg mtor dan lstrik AMAN mnang KORUPTOR PANIK !!!!!!!!!!!!!!!!
08/02Undergroundasri taman karena cmra plih AMAN agar sejahtera
08/02Undergroundkalo bnar ijzhx kyai plsu,brarti slma 5 thn ne kta dpmpin oleh ???????????????????????
08/02Undergroundknpa di sosialisasi x kyai gak ad sesi tanya jawab X
08/02Undergroundjngn bkin rkyt bngung ada ato gk x ijzh tnjukin dunkz k rkyat. jd pmimpim hrus GENTLE. LANJUTKAN DENGAN AMAN
08/02ne guruZulkifli -Mala tetu ke rungan sa o ne guru sma sa kesusa,ka ku ajar sma balong na gama sama gawe lenge.
 

Mainkan MP3  Ringtone Antikorupsi IKRAR
Untuk Download Klik kanan MP3 lalu Save link as

Download Ringtone MP3 Visi Misi, Klik kanan lalu save link as