SUMBAWA BARAT, Sumbawanews.com.- Kepala dinas kesehatan Sumbawa Barat berusaha mempertahankan sejumlah dokter pegawai tidak tetap (PTT) pusat yang masa kontraknya akan berakhir bulan Maret – April 2009 mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dokter dalam melayani masyarakat Sumbawa Barat.
“Jika seluruh dokter kontrak ini ditarik oleh pusat maka secara otomatis kita (KSB,red) akan kekurangan dokter. Untuk saat ini dokter PTT dari pusat sekitar enam orang dan PTT daerah sendiri tiga orang,” jelas Alwi kepala dinas kesehatan Sumbawa Barat.
Alwi juga mengatakan kebutuhan dokter di KSB masih sangat banyak jika dirasiokan dengan jumlah penduduk Sumbawa Barat, tetapi dokter yang sudah mengabdi sampai saat ini justru sudah mau selesai masa kontraknya yang hanya setahun. “masa kontrak seluruh dokter PTT itu hanya setahun, jika mungkin kita akan perpanjang masa kontraknya,” jelas Alwi seraya mengatakan habis kontrak bukan berarti langsung tinggalkan KSB.
Untuk dokter yang bertugas diseluruh wilayah KSB saat ini seluruhnya berjumlah 24 orang yang terdiri dari 15 orang dokter yang sudah bersetatus pegawai negeri sipil (PNS) sedangkan dokter PTT pusat enam orang dan dirambah dokter PTT daerah tiga orang.
Megantisipasi akan kekurangan dokter tersebut pemerintah daerah melalui dinas kesehatan telah membuka formasi dalam seleksi PNS mendatang untuk merekrut tenaga dokter. Jika para dokter ini sudah bersetatus sebagai pegawai negeri tidak mungkin serta merta akan meninggalkan Sumbawa Barat. “Kita sudah mengajukan permohonan tenaga dokter dalam formasi seleksi PNS mendatang, “ ungkap Alwi.
Selain itu Alwi juga mengungkapkan kebutuhan masyarakat terhadap keberadaan dokter spesialis di Sumbawa Barat. Menyikapi hal tersebut pihak dinas saat ini sedang mempersiapkan fasilitas pendukung seperti sarana tempat tinggal, serta membicarakan besarnya insentif yang akan menjadi haknya para dokter spesialis tadi. “untuk saat ini kita membutuhkan sekitar tiga orang dokter spesialis yang diantaranya dokter spesialis bedah, spesialis anak dan kandungan serta spesialis penyakit dalam. Kemingkinan kebutuhan ini juga pemerintah akan mengumumkan lewat media massa,” ungkap Alwi.Sn-03
Dilimetasi memang, tapi insya Allah A...
sekedar mluruskan status pak Syahdan,...
Noa ikrar ta pe.ta tu dtng samenang a...
jgn terlalu fanatik, ntar kmu kemakan...