Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Kasek yang Dimutasi Mengadu ke Dewan

Kasek yang Dimutasi Mengadu ke Dewan

E-mail Cetak PDF
Kota Bima, Sumbawanews.com.-
   Sejumlah  kepala sekolah (Kasek) yang dimutasi, mendatangi DPRD Kota Bima, Senin (8/9). Mereka mengadukan nasibnya setelah dilengserkan pada Jumat (29/8) lalu. Mereka  tiba di DPRD Kota Bima sekitar pukul 10.00 Wita dan diterima Ketua DPRD Kota Bima, Subhan HM Nur, SH.
   Saat itu, Subhan mengaku  DPRD telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pengawas Daerah  (Bawasda), serta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk membahas mutasi Kasek itu. Dalam waktu dekat, dewan akan memanggil pejabat yang berkaitan untuk menuntaskan masalah itu. “Jangan sampai masalah itu hanya akan menjadi buah bibir di jalanan,” ujar Subhan di sekretariat DPRD Kota Bima,  Senin.
   Subhan juga berjanji akan berkoordinasi dengan Wali Kota Bima, HM Nur A Latif. Nanti akan ditanyakan apakah mutasi itu didasarkan kepentingan tertentu. Diharapkan Kasek yang dimutasi dapat bersabar.
  Seorang Kasek yang dimutasi, Hj Nurmi H Abas, SPd, mengungkapkan hampir semua yang diturunkan dari jabatannnya dialihkan menjadi guru. Padahal, dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 61 Tahun 1992 dijelaskan jika dedikasi Kasek itu baik, tidak berbuat onar, maka masa jabatannya bisa sampai enam periode. “Justru di saat kami sedang mendulang prestasi, langsung disingkirkan,” ujarnya  di sekretariat DPRD, kemarin.
   Dia berharap agar Wali Kota Bima dapat memfungsikan Kadis Dikpora, pengawas, untuk menilai kinerja para Kasek. “Koodinator Pengawas saja tidak mengetahui mutasi itu, apa jadinya Kota Bima jika seperti ini,” sorotnya.
 Anehnya, ujar Nurmi, orang yang telah menerima sertifikat sebagai Kasek tidak dilantik, guru agama dan guru olah raga yang tidak pernah mengikuti tes dinobatkan jadi Kasek. Akibatnya, saat ini pada sejumlah sekolah, terjadi dualisme, bahkan sampai tiga Kasek dalam satu sekolah. Pemerintah harus segera meninjau kembali, karena tidak sesuai dengan prosedur.
 Ketua PGRI Kota Bima, Drs H Ibrahim, mengatakan mutasi itu diibaratkannya sebagai sandiwara yang luar biasa. Pasalnya, beberapa orang yang dimutasi beberapa bulan lagi pensiun. “Bukannya memberi penghargan pada penghujung pengabdian, melainkan memberikan racun yang mematikan,” ujarnya.
 Dikatakannya, peninjauan kembali mutasi adalah solusi yang terbaik untuk menyelamatkan pendidikan di Kota Bima.
   Harapan yang sama juga disampaikan oleh H Mustamin. Guru yang dua kali menerima penghargaan dari Presiden RI ini meminta agar kebijakan itu dapat dianulir.
   H Aswad, Kasek yang dimutasi lainnya, telah mengabdi sejak 1974 dan sebentar lagi akan pensiun. Pada penghujung pengabdiannya,  dia justru didepak. Begitu juga Jamaludin, yang baru pulang mengantar membawa prestasi lomba olimpiade sains di Makassar juga masuk dalam gerbong mutasi. (BE.18)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...