Teka-teki identitas kematian Mr X masih misterius. Polisi Resor Kota (Polresta) Bima hingga Senin (13/7) belum berhasil mengungkap mayat pria yang ditemukan pegunungan Lampe, Jumat (10/7) lalu, kendati otopsi sudah dilakukan.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polresta Bima Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yuyan Priatmaja, SIK, mengaku hingga kemarin masih menyidik penyebab kematian itu, termasuk identitasnya. "Identitasnya belum bisa kami pastikan, karena kami masih penyelidikan," ungkap Yuyan, di Gunung dua, Senin (13/7).
Diakui Yuyan, berdasarkan hasil otopsi RSUD Bima, pria misterius diperkirakan tewas karena penyumbatan perpanasan pada lehernya. Kendati demikian, hingga kemarin polisi belum memperoleh petunjuk penyebab pasti tewasnya mayat itu.
Dikatakannya, hingga kemarin belum ada satu pun warga yang mengaku mengenali mayat itu, termasuk warga Lampe. "Kami sudah sudah berusaha menyebarkan informasi, mudah-mudahan saja. Masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya bisa melapor sehingga identitas mayat itu bisa kita ungkap," katanya.
Yuyan mengatakan, pascaotopsi, jasad Mr X langsung dikubur di Taman Pemakam Umum (TPU) Rabangodu Selatan.
Seperti ketahui sebelumnya, mayat Mr X ditemukan tergantung dengan seutas tali tipis di gunung sekitar jalan raya lintas Sape Kelurahan Lampe, Jumat lalu. Meski awalnya diperkirakan bunuh diri, sebagian masyarakat menduga mayat pria itu tewas akibat dibunuh. (BE.17)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




















Dilimetasi memang, tapi insya Allah A...
sekedar mluruskan status pak Syahdan,...
Noa ikrar ta pe.ta tu dtng samenang a...
jgn terlalu fanatik, ntar kmu kemakan...