Setelah Amahami, kini giliran para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar pantai Lawata yang akan ditata. Sebelumnya, PKL di pusat kota digusur.
Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Bima, Burhanudin Harahap, SPd, mengatakan saat ini tim mulai menyosialisasikannya kepada para PKL yang berjualan di sekitar pantai lawata. Setelah sosialiasi pihaknya akan mengarahkan para pedagang dibagian dalam pantai Lawata. Hal itu dilakukan oleh pemerintah, agar lebih tertata wajah kota. Selain itu, keberadaan mereka membuat rawan kecelakaan.
Untuk itu, dia berarap, para pedagang mulai mencari lokasi untuk berjualan. Dalam waktu dekat pemerintah akan menggusur lokasi tersebut. "Taatilah demi keindahan dan keselamatan bersama," harapnya via Handphone (HP) Minggu (30/11).
Dikatakannya, pada malam hari sering melihat motor diparkir dipinggir jalan. Apalagi kondisinya gelap dan dapat membahayakan pengendara lainnya.
Dirinya yakin, dilokasi yang akan ditempati para pefagang di sekitar Lawata nanti, lebih strategis. Sebelum ditempati para PKL lainnnya, sebaiknya pedagang disekitar Lawata segara mematok tempat berjualan. "Tempat berjualannya sebaiknya dibangun dengan rapi, agar terlihat lebih indah dan tidak kumuh," ujarnya.
Penataan yang baik, kata dia, akan menarik mintat pembeli berkunjung. Kebersihan dan kemaanan kendaraan harus dijaga baik. "Coba saja berjualan dilokasi itu, yakin saja pasti laku," ujarnya. (BE.18)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















pilkada merupakan suatu yg riskan t...
dalam menang kalah dalam politik pil...
Dasar Rumah Sakit Goblok
Semoga ALLAH Memberikan HIDAYAHNYA ke...