Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Distanak Dinilai “Bunuh” Penangkar Benih Lokal

Distanak Dinilai “Bunuh” Penangkar Benih Lokal

E-mail Cetak PDF

Kota Bima, Sumbawanews.com.-
 Kebijakan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Bima mendatangkan benih padi sebanyak 15 ton dari luar daerah, sama dengan “membunuh” penangkar lokal. Pasalnya, dengan keberadaan benih dari luar, menyebabkan pasokan petani nganggur. Demikian sorotan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Asakota, Gunawan.

   Mestinya, kata dia, Distanak berkoordinasi dengan para penangkar tentang pembelian benih. Sistem pemberdayaan petani lokal, seharusnya diutamakan.  “Dulu dinas menyarankan kami untuk menjadi penangkar benih, kini setelah dilakukan dan mendapat hasil, justri benih yang dibeli dari luar daerah,” katanya kepada Bimeks di Penaraga, Senin (8/9).
 Gunawan mengaku kaget ketika melihat benih yang dibeli tersebut. Dari label yang tertera, benih itu berasal dari Sumbawa. “Jelas-jelas kami sangat dirugikan, mestinya benih kami dulu dibeli. Kalau memang kurang, baru mendatangkan dari luar. Ini sama halnya membunuh penangkar lokal,” katanya.
 Apalagi, katanya, saat ini untuk Asakota saja, jumlah benih yang dimiliki oleh penangkat sekitar 80 ton. Jumlah itu belum termasuk di kecamatan lainnya.
 Sebelumnya, kata dia, dinas menyampaikan jika nanti ada proyek pengadaan benih, maka milik petani di Kota Bima yang akan dibeli. Kenyataannya, justru dinas sendiri mangkir. Dia menuntut, agar Distanak  tidak ingkar janji akan membeli benih petani di Bima. Benih yang sudah didatangkan itu agar dikembalikan.
 Sementara itu, Kepala Distanak Kota Bima, Ir Hj Rini Indriati, belum bisa dikonfirmasi. Saat  handphone (HP)-nya dihubungi terdengar nada masuk, namun tidak diangkat, meski telah dicoba beberapa kali. (BE.16)

Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...