Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Dikes Usulkan Sharing Dana Rujukan

Dikes Usulkan Sharing Dana Rujukan

E-mail Cetak PDF
Bima, Sumbawanews.com.-
 Pola pembagian (sharing) dana yang ditawarkan Gubernur NTB, H Zainul Majdi untuk program pendidikan dan kesehatan gartis,  direspons positif  oleh Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima. Hanya saja, dari dana yang ditawarkan untuk jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), ada yang luput dari perhatian. Apakah itu?
   Menurut Kepala Dikes Kabupaten Bima, drg Hj Siti Hadjar Yoenoes, dari paparan Gubernur tidak menyingggung soal dana rujukan bagi pasien dari keluarga miskin. “Ini juga masalah besar yang harus mendapat perhatian, bagaimana membiayai pasien yang dirujuk dari RSUD Bima ke Mataram,” katanya di Dikes Kabupaten Bima, Rabu (15/10).
 Persoalan dana rujukan itu, kata Hadjar, telah disampaikan ke Dikes Provinsi NTB dan mengakui lupa memasukkan alokasi dana untuk itu. Pembiayaan untuk dana jaminan kesehatan bagi masyarakat dari APBN atau APBD, tidak termasuk dalam paparan Gubernur. “Setelah saya sampaikan, Dikes provinsi mengakui lupa memasukkannya dan akan memasukkan anggaran untuk rujukan,” ujarnya.
 Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) selama ini, beber Hadjar, jumlah dana yang dibebankan untuk rujukan pasien dari RSUD Bima ke Mataram sebesar Rp3.250.000 untuk pergi pulang (PP). Seperti pola lainnya, ditawarkan pembiayaannya masing-masing 50 persen. Asumsinya, setiap bulan diperkirakan sekitar 20 persen pasien berisiko dirujuk ke Mataram atau sekitar 40 orang.
   Namun, berdasarkan catatan RSUD Bima jumlah yang dirujuk sekitar 20 hingga 25 orang. Untuk meringankan polanya bisa diatur, Pemkab Bima menanggung biaya pergi ke Mataram dan provinsi membiaya pasien pulang ke Bima.
   Sebenarnya, kata dia, untuk Jamkesmas APBN pada petunjuk teknis awal, adan rujukan ke RSUD setingkat ditanggung, namun kini tidak lagi. Pembiayaan rujukan hanya dari Puskesmas ke RSUD Bima. Namun, yang perlu dipikirkan juga adalah pembiayaan rujukan bagi pasien Jamkesmas untuk tiga bulan terakhir di tahun 2008 ini. Demikian juga untuk tiga bulan awal tahun 2009 mendatang. Biasanya dana baru cair sekitar Maret, sehingga dibutuhkan dana talangan mengantisipasinya.
 Ditambahkannya, rencana Gubernur NTB membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJK) pada setiap daerah membutuhkan waktu lama. Sementara proses penanganan pasien miskin membutuhkan waktu yang cepat. Meski keberadaan lembaga itu nanti akan sangat membantu. (BE.16)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...