Sejumlah penyandang cacat yang mengikuti pelatihan di Kelurahan Dara, tetap dikarantina. Mereka dibiayai oleh negara, namun dari 10 orang kini yang bertahan tinggal 9 orang.
Apa sajakah yang mereka lakukan selama dalam karantina itu? Peserta dari Desa Cenggu Kecamatan Belo, Kalisom, mengungkapkan, selama dua minggu dikarantina empat kali menerima pelatihan, yakni membuat wafer, kue kukus, kue tart, dan puding. Selama karantina itu, seluruh biaya konsumsi untuk sahur dan berbuka ditangung oleh pemerintah.
Dia membeberkan dari sepuluh orang, satu orang diantaranya telah pulang ke rumahnya. “Hanya sembilan orang yang masih bertahan di sini,” ujar Kalisom di Dara, Senin (8/9).
Mereka adalah Rabiah dari Desa Teke, Roswati (Sape), Sri Hendra Bulkis (Nunggi), Masriah (Wera), Nur Indrawati (Timu, Bolo), Mega Haryani (Tambe), Fitri dan Siti Hawa (Wera). Dari sejumlah peserta itu, dua orang di antaranya bisu, ada yang cacat kaki dan mata.
Dia bersyukur kepada pemerintah yang mau peduli dengan kondisinya, karea telah mengembalikan kepercayaan diri di tengah masyarakat. “Saat kami kembali nanti, telah memiliki bekal keterampilan,” ujarnya.
Pejabat Dinas Sosial Kabupaten Bima, Anwar, menjelaskan dari sejumlah uang tersebut Rp29 juta digunakan untuk bimbingan, Rp1 juta untuk membeli keperluan praktik seperti bahan-bahan untuk membuat jajan. Sisanya Rp10 juta untuk pengadaan peralatan yang akan dibawa pulang peserta usai pelatihan.
Katanya, selama dua mingggu itu perserta telah diberikan bimbingan mental. Praktik baru dilakukan empat kali dan penyampampaian materi bergantian. “Tidak hanya praktik melulu,” ujar Anwar.
Selama dua pekan ke depan, katanya peserta akan dibimbing mentalnya diselingi praktek. Peserta pelatihan yang sudah pulang adalah Yuni dari Desa Cenggu Kecamatan Belo. (BE.18)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





















Ini yang benar,, apa yang menjadi ket...
Pak Umar Hasan berani berdasarkan buk...
Akhirnya terjawab sudah isu politik y...
Memang "FITNAH LEBIH KEJAM DARI P...
Ayo pak epol tunjukan taring mu untuk...