Ada kabar gembira bagi masyarakat miskin di Kabupaten Dompu, Kota Bima, dan Kabupaten Bima. Pertengahan April 2009 dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan dibayarkan. Pembayaran itu dilakukan setelah rapat koordinasi (Rakor) antara pihak Posindo dengan pemerintahan desa/kelurahan dan kecamatan.
Kepala Posindo Cabang Bima, Mahaputra, menjelaskan, dalam waktu dekat akan menggelar Rakor untuk membahas teknis pembayaran BLT, karena tahun ini tidak sama dengan tahun sebelumnya yang menggunakan kupon. Tahun ini pembayaran berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang tersedia di Posindo. Tujuan Rakor untuk mencari solusi dari kendala yang bakal dihadapi Posindo saat pembayaran nanti. “Mengingat mekanisme beda, harus ada koordinasi,” ujar Mahaputra di Posindo Bima, Jumat (3/4).
Katanya, solusi yang hendak ditawarkan, diharapkan pemerintah desa membuatkan tiket bagi pembayaran BLT meski itu sepotong surat, yang membenarkan pernah menerima BLT. Namun, sebelum itu akan memberikan data penerima BLT kepada pemerintahan desa/kelurahan, sehingga nanti datanya sama.
Dia tidak ingin pembayaran BLT tahun ini tertunda seperti tahun sebelumnya. Mengingat tahun tidak ada pembuatan kupon yang menyita banyak waktu. Posindo siap memberikan pelayanan sampai tingkat desa/kelurahan bila masyarakat membutuhkan. “Tapi itu bergantung juga keinginan dari pemerintahan setempat yang mau meminjamkan tempat,” tuturnya.
Namun, katanya, itu berlaku bagi desa/kelurahan yang jauh dari pelayanan kantor Posindo. Sebelumnya, pelayanan di Pos Pembantu hanya di daerah tertentu saja, namun tahun ini bergantung permintaan.
Kepada penerima BLT, diharapkannya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat pembayaran. Sesuai dengan mekanisme sebelumnya, pembayaran tidak boleh diwakilkan kepada orang lain. Untuk itu, KTP dibutuhkan sebagai bukti identitas diri penerima BLT yang akan disesuaikan dengan data Posindo.
Dikatakannya, kelalaian pegawai Posindo seperti tahun sebelumnya tidak akan terjadi lagi. Karena itu telah menggelar rapat internal dengan seluruh pegawai Posindo yang menangani pembayaran BLT. Apalagi, tidak ada kupon sebagai barang bukti pembayaran. “Apa yang terjadi sebelumnya tidak ingin terulang lagi, dimana pegawai Posindo banyak yang tersangkut hukum karena lalai dalam membayarkan BLT,” ujarnya. (BE.18)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...