Brankas milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Dompu dibobol maling pada Selasa malam. Akibatnya, uang sebesar Rp26 juta raib. Maling hanya menyisakan Rp22 ribu.
Kepaka Disperindag Dompu, Drs A Gani, menjelaskan pembobolan brankas itu baru diketahui Rabu pagi setelah karyawan bendahara, Nurhaidah, masuk kerja. Saat ini, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Bupati, Bawasda, dan Polres Dompu.
Uang itu, katanya, untuk keperluan membeli bensin, persiapan pameran, dan lainnya. "Saat ini telah dilakukan olah TKP oleh polisi," ujarnya dan belum bisa memastikan keterlibatan orang dalam pada peristiwa itu.
Sementara itu, pihak kepolisian juga belum bisa menyimpulkan siapa pelaku dan apakah ada keterlibatan orang dalam pada pristiwa itu. Olah TKP sedang dilakukan. "Kita belum bisa simpulkan," ujar anggota Sat Reskrim Polres Dompu.
Informasi yang diperoleh, pintu ruangan tempat penyimpan brankas tidak ada yang rusak atau dirusak. Hanya kerusakan kecil pada ventilasi bagian atas. (BE.15)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...