Kota Bima, Sumbawanews.com.-
Untuk kesekian kalinya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima kembali merawat pasien gizi buruk. Kamis (18/6), giliran Ika Lisnawati (3), bayi asal Desa Rompo Kecamatan Langgudu Kabupten Bima yang dirawat intensif.
Ibu Ika, Rosyana menuturkan, gejalanya mulai tampak sejak tiga bulan lalu, kondisi tubuhnya terus menurun akibat panas tinggi dan mencret. “Badannya sangat panas dan mencret. Dia juga makannya agak susah,” tutur Rosyana didampingi suaminya Sumardi di RSUD Bima, Kamis (18/6)
Diakuinya, awalnya tidak mengetahui penyakit anak itu, kendati kondisinya semakin kurus. Sebelumnya, normal saja layaknya bayi umumnya. Namun, belakangan diketahui setelah dirujuk RSUD Bima saat dokter menvonis menderita kekurangan gizi. “Awalnya kami bawa ke Puskesmas, tapi setelah disuruh bawa ke rumah sakit umum, baru kami bawa ke sini,” ujarnya.
Rosyana mengatakan, sejak kecil Ika memang kurang mendapat asupan gizi yang layak karena kondisi ekonomi yang membelit keluarganya. Selama ini hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan. “Tapi kami masih bersyukur, setelah dirawat. Saat ini kondisinya sudah lumayan membaik,” katanya.
Tidak hanya Ika. Sebelumnya, RSUD Bima dalam dua bulan terakhir tercatat merawat pasien gizi buruk. Sebagaian besarnya dari Kabupaten Bima. Selain faktor penyakit bawaan, pasien yang pernah dirawat disebabkan faktor ekonomi. (BE.17)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
















turut berduka cita yang mendalam,semo...
Semoga amal ibadah beliau diterima di...
Sekelumit masalah pembangunan di KSB ...
Semoga Amal Ibadah Beliau diterima AL...
jika dialog sudah nggak bisa lagi, me...