Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Daerah

Daerah

Polsek Pujut Tidak Lagi Prioritaskan BIL

Lombok Tengah, Sumbawanews.com.- Kapolsek kecamatan Pujut Lombok Tengah Moch Riza menyayangkan sikap kontraktor di lokasi Bandara Internasional Lombok (BIL) yang semakin jarang melakukan koordinasi.

"Mereka enggan koordinasi sama pihak polisi, karena sudah merasa aman." keluh Riza.

Dijelaskannya semenjak bertugas di Kecamatan Pujut dua tahun lalu, pihaknya memberikan prioritas lebih pada keamanan di sekitar BIL namun belakangan perioritas keamanan di bandara mulai ia tidak prioritaskan.

"Keamanan di Bandara Internasional Lombok (BIL) sudah tidak kami perioritaskan. sejumlah pengamanan yang ekstra sudah dilakukan oleh PT Angasa Pura dan beberapa secuarity yang selalu stan by dilokasi BIL, sehingga kinerja kita sudah lebih santai dari hari sebelumnya." tegas kapolsek.(toh)
 

Independensi Panwaslukada Sumbawa Patut Dipertanyakan

Independensi Panwaslukada Sumbawa Patut DipertanyakanSumbawa Besar. sumbawanews.com.- Menyusul upaya rekayasa barang bukti berita acara hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran money politic Pilkada Sumbawa oleh Panwaslukada, belakangan mengundang reaksi keras sebagian besar warga masyarakat setempat.

Begitu banyaknya kasus dugaan pelanggaran yang dilaporkan tin Advokasi pasangan calon Bupati dan wakil Bupati paket An-Nur ke Panwaslu yang sebagian besar kasus money politic, disinyalir oleh oknum anggopta Panwaslu mencoba lakukan rekayasa barang bukti dengan cara merubah tanggal kejadian dengan tujuan  menghindari  waktu kejadian dari masa tenang menjelang pemungutan suara.

Dari niat buruk oknum anggota Panwaslu ini, terbetik kesan bahwa Panwaslu tidakindependen condong berpihak kesalah satu pasangan calon yang menjadi rival politik pasangan An-Nur.

Melihat gelat kurang baik ini, tim advokasi pasangan An-Nur segera bergegas menuju kantor Panwaslu untuk lakukan antisipasi.

Kehadiran tim An-Nur di kantor Panwaslu terkesan kurang mendapat sambutan layaknya tamu oleh tuan rumah yang secara kebetulan saat itu berhadapan dengan salah seorang anggota  Panwaslu  bernama Yuyun.

Akibat perlakuan kurang bersahabat yang ditonjolkan Yuyun, membuat salah seorang dari tim pasangan An-Nur tersinggung dan spontan menegurnya dengan nada keras. Setelah melakukan klarifikasi serta memeriksa kembali seluruh barang bukti berbentuk kelengkapan administrasi berita acara hasil pemeriksaan, tim An-Nur kemudian meninggalkan kantor Panwaslu dengan tertib.

Informasi yang berhasil diendus sumbawanews, ratusan relawan perempuan passangan An-Nur akan mengelar aksi demo dikantor Panwaslu berikut menggugat Yuyun agar dipecat dari keanggotaan Panwaslu serta mempertanggung jawabkan penggunaan dana APBD yang diduga kuat disalah gunakan.(jayus)    

Imbas Politik Pilkada Banyak Pegawai Dan PNS Merasa Terintimidasi

SumbawaBesar,sumbawanews.com.- Merasa dizolimi oleh pemerintah yang sedang berkuasa , Tajuddin mantan kepala PDAM kecamatan Utan bakal lakukan  gugatan.
Tajuddin yang dikenal supel dan pandai bergaul, dikalangan teman sekerjanya merupakan sosok yang memiliki kepribadian baik, ulet dan bertanggung jawab. Tetapi hanya karena bergaul dengan kalangan politik Tajuddin diberhentikan dari jabatannya dan diturunkan  menjadi kepala seksi produksi PDAM Kabupaten Sumbawa.

Pada sumbawanews.com Sabtu (21/8)Tajuddin membeberkkan, salah satu alasan dia dipindahkan karena dalam perjalanan politik Pilkada Sumbawa dirumahnya kerap kali kedatangan tamu teman-teman kalangan politik "saya tidak mungkin menolak tamu untuk tidak datang kerumah saya," ungkap Tajuddin.

Atas dasar itulah sehingga pihak pemerintah yang secara kebetulan sekarang ini pejabat terkait merupakan pasangan calon incumbant  mengeluarkan surat pernyataan bersifat intimidasi agar pegawai baik PNS maupun BUMN berpihak pada pasangan incumbant. Oleh karena Tajuddin menolak untuk menanda tangani surat pernyataan tersebut sehingga dikenakan sanksi pemindahan dan penurunan jabatan.

Ironisnya, pejabat pengganti kepala PDAM kecamatan Utan justeru diangkat mantan operator berijazah SD. Terkai persoalan ini dinilai Tajuddin sebagai bentuk pelecehan sekaligus intimidasi demokrasi politik. Selain itu papar Tajuddin, perpindahan dan penurunan jabatan tersebut ditetapkan melalui surat tugas (ST) nomor 690/VII/PDAM/2010 tertanggal 21 Juli 2010 yang ditanda tangani oleh Dirut PDAM Sumbawa. "semestinya pemindahan atau pemberhentian setingkat kepala PDAM harus melalui SK Bupati, sesuai prosedur pengangkatan awal yang ditetapkan oleh Bupati," tandasnya.

Tidak hanya itu, sejumlah ketua RT dan Kadus juga menjadi imbas politik Pilkada. Bagi mereka yang tidak berpihak kepada pasangan calon incumbant diberhentikan secara tidak terhormat. Kasus ini sebelumnyta telah diadukan ke DPRD Sumbawa. (jayus)

Panwas Proses Dugaan Money Politik

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com.- Laporan  dugaan kasus money politik yang dilayangkan tim ANNUR pasangan lain, kini ditangani Panwaslukada Sumbawa. Dari lima kasus tersebut, sejuah ini, Panwaslukada Sumbawa masih melakukan pemanggilan saksi.

Hal itu disebutkan, Anggota sekaligus Humas Panwaslukada Sumbawa, Agus Herlian, S.E, ketika ditemui, Jumat (20/8). Tiga kasus diantaranya terjadi di BTN Olatrarang. Kemudian kasus yang terjadi di Brang Biji dengan adanya dugaan pembagian baju koko malam sebelum pencoblosan oleh tim pasangan lain. Serta kasus dugaan pembagian sembako di kecamatan Alas.

Untuk dugaan kasus tersebut ujarnya, panwaslukada masih melakukan pemanggilan saksi, baik saksi dari pelapor dan terlapor. Sedangkan untuk kasus yang terjadi di kecamatan Alas, panwaslukada masih memanggil panwascam untuk mengecek apakah kasus dugaan money politik yang dilaporkan tersebut memenuhi syarat untuk masuk pidana atau tidak. Beserta minta barang buktinya.

Sejauh ini, pihaknya juga telah melakukan pembahasan awal dengan kepolisian tetapi bukan gelar perkara. Kita masih diberikan waktu untuk mengembangkan penyelidikan sebelum nantinya gelar perkara yang diperkirakan mulai malam minggu mendatang.  

Sementara dugaan kasus lain yang diungkapkan Tim Annur, menurut Agus, kasus tersebut hendaknya sudah dilaporkan paling lambat tiga hari setelah kejadian. Untuk itu, kalau ditemukan pelanggaran di lapangan, hendaknya dilaporkan secepatnya. (TSX)

Potensi Konflik Ancam Sumbawa

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com.- Dari hasil penghitungan cepat dua kubu, baik JM-Arahsy ataupun ANNUR masih mengkalim kemenangan dengan selisih yang sangat tipis. Hal ini, dikhawatirkan menimbulkan konflik. Meski demikian, KapolresSumbawa memberi jaminan Sumbawa tetap aman.

Kapolres Sumbawa, AKP. Kurnianto, S.H, tetap nyakin Sumbawa dalam kondisi aman. Meski tak dipungkirinya, kemungkinan tipisnya perbedaan perolehan suara kedua kandidat,JM-Arasy dan AN-NUR  bisa memunculkan potensi konflik.Sejauh ini pun eskalasinya belum meningkat. Hingga belum dibutuhkan adanya penambahan personil.

“Masyarakat masih melakukan kegiatan seperti biasa. Saat ini tahap penghitungan masih di tingkat PPK. Situasi masih tetap sama. Personil yang ada gabungan Polda dan Polres masih tetap sama belum dibutuhkan adanya penambahan personil. Meski Polda siap memberikan tambahan personil,”terangnya.

Masyarakat Sumbawa ujar Kapolres, juga tidak suka berlaku anarkis. Kedua kandidat juga telah sepakat akan menyelesaikan pelanggaran hukum yang terjadi kepada aturan main yang ada. Artinya, diserahkan kepada jalur hukum yang berlaku. Sebanyak 404 personil yang ada di kecamatan mulai hari ini  siap ditarik. (TSX)
Halaman 10 dari 885

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email

RSS Feed

feed-image Feed Entries
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...