


Tanggapi Alasan Gabung dengan Kota Mataram
Lombok Barat, SumbawNews.com – Bupati Lombok Barat H Zaini Arony kembali diperdengarkan masyarakat secara langsung tentang alasan dua kecamatan, yakni Gunungsari dan Batulayar bergabung dengan Kota Mataram.
Abdullah, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Batulayar, dengan lantang dihadapan orang nomor satu di kabupaten bermottokan Patut Patuh Patju ini, mengungkapkan, alasan keinginan bergabung dengan Kota Mataram, di antaranya didasarkan pada pelayanan pemerintah daerah sangat minim, seperti soal kesehatan.
Masyarakat, dikatakannya, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lebih baik, lebih sering memanfaatkan RSUD Provinsi NTB dan RSUD Kota Mataram, ketimbang RSUD Patut Patuh Patju di Gerung. Ini karena jarak menuju ibukota kabupaten ini cukup jauh.
“Gerung terlalu jauh bagi masyarakat di sini. Oleh karena itu kami mengharapkan Pemkab Lobar mau membangunkan rumah sakit meskipun sederhana, karena untuk rujuk ke Gerung kami rasa sangat tidak mungkin,” imbuhnya dalam dialog dengan Bupati Lobar di Kantor Camat Batulayar, Senin (23/8).
Abdullah juga mengungkapkan, dalam pelayanan administrasi pemerintahan, seperti pembuatan kartu tanda penduduk dan pengurusan dokumen perijinan lainnya, masyarakat harus mengeluarkan biaya, terutama transportasi untuk itu.
“Kita mengurus apa-apa, jauh. Para pejabat saja yang di gaji besar masih enggan ke wilayah ini. Apalagi kami masyarakat biasa,” keluhnya.
Kunjungan Bupati Lobar ke Kantor Camat Batulayar ini dilakukan dalam rangka silaturrahmi dengan para kepala desa, kepala dusun, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Batulayar, guna menyerap aspirasi menyusul keinginan bergabung dengan Kota Mataram.
Sebelumnya, hal serupa juga dilakukan di Kantor Camat Gunungsari pada Kamis (19/8). Bahkan dalam kesempatan ini, Bupati Lobar sempat mencetuskan pembentukan kantor penghubung guna mendekatkan pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat.
Sedangkan pada silaturrahmi di Kantor Camat Batulayar ini, Bupati berjanji akan melakukan perubahan status puskesmas setempat menjadi rawat inap, agar masyarakat tidak perlu lagi ke Gerung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan setingkat rumah sakit.
Bupati juga berjanji mendelegasikan tugas dan wewenangnya kepada camat untuk mempermudah masyarakat, baik di Kecamatan Gunungsari dan Batulayar dalam pengurusan perijinan.
“Tugas bupati akan kami delegasikan ke masing-masing camat di Gunungsari dan Batulayar ini, untuk memperlancar pengurusan perijinan dan juga yang lainnya,” cetus Bupati Zaini. (Idham Halik)
| Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...? 13/08/2010 | Indra Jaya Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ] |
| Editorial Lainnya |
| Archives Pesan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...