Dari 52 ribu lebih Kepala Keluarga (KK) miskin di Kabupaten Bima, terdapat 15.137 KK yang belum mendapatkan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Demikian pengakuan Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima, drg Hj Siti Hadjar, saat sarasehan dan sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) di aula PKK, kemarin.
Diungkapkannya, dari sejumlah KK miskin yang belum terakomodir sebagai penerima Jamkesmas, jika koordinasi pemerintah baik, bantuan itu bisa dimamfaatkan untuk mereka yang belum mendapatkan Jamkesmas. dana PKH yang dikucurkan di Kabupaten Bima untuk 2.011 orang, dialihkan untuk Jamkesmas, pemerintah tinggal memikirkan yang sekitar 13 ribu orang saja.
“Pemberian bantuan dalam bentuk uang tunai, paling tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” ujar Hadjar.
Katanya, pemberian bantuan itu tidak dikoordinasikan dengan bidan desa yang akan mengecek langsung, bidan lah bisa mengawasi penerima secara langsung.
Pengalamannya di lapangan, bantuan langsung tunai selama ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh penerima. Terlebih lagi PKH, memiliki sasaran yang jelas, yakni menyehatkan anak dan ibu. “Sangat pas jika diberikan dalam bentuk Jamkesmas,” ujarnya. (BE.18)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

















perang ue
Iskandar, ternyata anda telah jujur d...
saking kelewat jujurnya saksi JM, akh...
Kalian tim JM ketahuan banget pemboho...
..emang tau pasti ya semuax itu..ntar...