Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Home Berita Bisnis Peluang Indonesia Pasok Mutiara Ke Pasar Dunia Cukup Besar

Peluang Indonesia Pasok Mutiara Ke Pasar Dunia Cukup Besar

E-mail Cetak PDF
 alt         Jakarta, Sumbawanews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengungkapkan, peluang Indonesia memasok mutiara jenis Mutiara Laut Selatan (South Sea Pearl) yang juga dijuluki The Queen of Pearl bisa mencapai 50 persen ke pasar internasional, karena dilihat dari areal budidaya, tenaga kerja, peralatan pendukung dan teknologi, Indonesia telah menguasainya.

           Ia menjelaskan, mutiara jenis ‘south sea pearl’ hanya ada di Indonesia, dan mutiara jenis ini adalah mutiara dengan kualitas terbaik di dunia, denagkan kualitas di bawahnya adalah jenis mutiara hitam yang berasal dari Tahiti dan mutiara Akayo dari Jepang.
            Menurut Fadel pada acara panen mutiara di Lombok, NTB, seperti dikutip melalui siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diterima di Jakarta, Kamis (6/5), saat ini Indonesia baru menguasai 26 persen dari pasar mutiara internasional, padahal seharusnya bisa lebih dari itu karena Indonesia sudah menguasai teknologinya.
            Ia menjelaskan, dalam pemasaran mutiara, pemerintah mendorong penjualan mutiara melalui lelang, sehingga akan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha budidaya mutiara dan sektor lainnya, misalnya pariwisata dan industri kerajinan dalam negeri.
            Selain itu, kata Fadel, pemerintah juga akan terus mendorong untuk dilakukannya research development dan konservasi guna memenuhi kebutuhan usaha mutiara yang sustainable, khususnya ketersediaan akan induk alam yang berkualitas.
            “Saat ini sekitar 90 persen budidaya mutiara masih dikuasai investor asing dari Australia dan Jepang. Minimnya investor dalam negeri lebih disebabkan masalah permodalan karena pihak perbankan enggan memberikan bantuan kredit kepada pembudidaya lokal, meskipun budidaya mutiara sangat menguntungkan,” katanya.
            Menurut dia, kegiatan usaha budidaya mutiara memiliki prospek pasar yang baik dan dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Saat ini, ada 71 perusahaan budidaya mutiara di Indonesia, 38 perusahaan di antaranya bergabung dalam Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (Asbumi). Perusahaan itu tersebar di wilayah Bali, NTB, NTT, Lampung, Maluku, Papua, Sulawesi dan Halmahera.
            Untuk mendukung pengembangan usaha budidaya mutiara, katanya, Kementerian KP telah melakukan beberapa penataan, yaitu merekayasa teknologi perbenihan kerang mutiara. Bahkan kegiatan ini dapat dilakukan tenaga kerja Indonesia.
            Langkah penataan lain adalah menerbitkan Keputusan Menteri KP No. 34/MEN/2002 tentang Pedoman Umum Penataan Ruang Wilayah Pesisir yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan tata ruang wilayah pesisir untuk mendukung usaha budidaya mutiara.
            Selain itu, menerbitkan Permen KP No. PER.12/MEN/2007 tentang Perizinan Usaha Pembudidayaan Ikan, serta membuat aplikasi digitasi peta untuk mendukung penentuan titik koordinat dalam penerbitan izin lokasi usaha budidaya.
            Sementara itu di tempat sama Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi Kementerian KP, Soen’an H. Poernomo mengatakan, Indonesia sebagai sumber mutiara south sea pearls merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dan berada si kawasan tropis, sehingga perlu diwujudkan “Pearl Center” di sebuah pulau yang dipergunakan untuk budidaya, pelatihan, penelitian dan wisata, khususnya untuk komoditas mutiara. (bipnewsroom/T.Bhr/ysoel)
Komentar
Buat Baru Cari RSS
+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock:
:X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 
Silahkan Masukkan Kode Anti spam.
 

Editorial

Siapa Yang Bertanggung Jawab Terhadap Illegal Mining Labaong...?
13/08/2010 | Indra Jaya
article thumbnail

Dari hari kehari bencana longsor dipusat ileegal mining Olat Labaong terus terjadi, sejalan dengan peristiwa ini puluhan korban meninggal dan luka-luka tidak dapat dihindri, tetapi aneh bin ajaib apar [ ... ]


Editorial Lainnya

Iklan Baris

Shout Box

Archives Pesan
02/09to the rheestelah tu baca isi Risalah sidang Perdana ANNUR VS KPU, yam de ya mole goro NURDIN
02/09utanbersaudarasemoga an nur cepat di lantik
02/09ikinBerhentilah menggonggong disini, karena smuanya tak berarti.
02/09buta melikeee nanta kau pe annur, maling teriak maling, mu buya bukti baju koko, no to diri lok ka beang jenset ko tau jompong ke, ma bau pilih ling tau pang jompong ana. ngaca gama balong,, bau man mo tu tomas...
02/09ocananluk tau gedo,kakenang pipis 20 rb,luk kanomda akalmupe ijar kau tukang ngelo..nantakau JM
01/09InsanSegala peristiwa
01/09InsanSegala peristiwa
01/09BillTidak perlu saling menghujat, itu bukan sifatnya orang Samawa, biarkan proses hukum berjalan dan siapun yang menang harus bisa diterima dengan lapang dada..
01/09EA UTAN Geeee nene tau annur luk ka no nene bau terima kekalahan ampa,,,tau nda ila na bae si tau nanluk na......lamen kam tu kalah man mo tu tomas...pates mo jampang swai anak nene e....lamen tu salenge tau boat nene...smata ka tau nda ila na bae si...
01/09AlJM gedo............................
01/09PUKIkawa ke ya pimpin neng de nyang2, slma 5 tahun nda perubahan2, smata mata taeng otak tu..........
31/08rerrr
31/08rerrteeeeertry
31/08xxxxxxxxxxxxxxxx
31/08mosengnengka saling hujat, dengan kalimat-kalimat ade enda tegas- tegas nan, aji no tu bedosa rua hujat tau....coba nene gita tau sidang ana kadu Nurdin ke 5 anggota KPU ana Mesra pang Jakarta ana nene pang samawa ta laga seling salenge diri nene we...sanak balong we...

Interaktif

Kamus
Cek Email
Pleno KPU Senin (23/8) menempatkan JM-Arsy Unggul sebanyak 111,961 (50.56%) dan ANNUR sebanyak 109,465 (49.44%), selisih suara antara JM-Arsy Vs ANNUR = 2,486. Total suara sah sebanyak 221,436. Selengkapnya...