HOME UTAMA DAERAH | NASIONAL | INTERNASIONAL | EDITORIAL | OPINI | PENDIDIKAN | AGAMA | UNIK | TECHO | FOTO | SITUSKU CERITA RAKYAT | BUDAYA SEJARAH | WISATA | JOKE PUISI | SASTRA  | MOTIVASI | BEASISWA

APJ : BBM Naik Rakyat Menjerit, SBY Didesak Mundur

 

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com.- Rencana pemerintah pusat untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kedua kalinya, mendapat sorotan dari element masyarakat, buru, petani dan kaum miskin kota terutama mahasiswa.
 
Aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana pemerintah menaikkan harga BBM bukan hanya terjadi di kota- kota besar Indonesia. Aksi penolakan tersebut, juga terjadi di kabupaten Sumbawa yang dipelopori oleh mahasiswa.
 
”Kebijakan pemerintah kali ini sudah keterlaluan,” kata Dedi Saputra, koordinator Aliansi Parlemen Jalanan (APJ) dalam orasinya didepan DPRD kabupaten Sumbawa, kamis, (22/3).
 
APJ menyesalkan kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Sebab, dengan naiknya BBM secara otomatis sembako akan naik.
 
”SBY dan rezimnya harus mempertimbangkan rencananya untuk menaikkan harga BBM yang justru mencekik rakyat,” cetus Dedi.
 
APJ dalam tuntutannya mendesak peemerintah pusat agar rencana tersebut tidak akan direalisasikannya. Jika tidak, maka SBY sudah harus siap mundur, karena 1 April mendatang kami dari mahasiswa se- Indonesia akan mengepung Istana presiden untuk mendesak SBY mundur.
 
”Masyarakat sudah puas menjadi penonton, jika BBM tetap naik SBY harus mundur,” tegas Dedi.
 
 Dalam pantauan, aksi yang dilakukan oleh mahasisswa tidak anarkis dan berjalan mulus. Namun jika SBY benar- benar akan merealisasi kebijakannya. APJ mengancam akan menyegel pertamina kabupaten Sumbawa dan kantor Bupati sebagai bentuk kekecewaannya.
 
”SBY merealisasi kebijakannya, kami juga akan merealisasi janji kami untuk mendesak SBY mundur,” ancam Dedi.(SNM)
 
 
 
Kategori: