Kunjungan Silaturrahim Dan Pemberian Bantuan PT. NNT Kepada IMSB-Solo
PT Newmont Nusa Tenggara kembali memenyambangi mahasiswa Sumbawa Barat yang sedang belajar di luar daerah. Basis Kunjungan kali ini adalah Solo, salah satu daerah tujuan utama para pembelajar selain Mataram, Malang, Yogya dan Bandung. Kunjungan kali ini dirangkai dengan “Silaturrahim dan Pemberian Bantuan kepada komunitas mahasiswa Sumbawa Barat dalam wadah Ikatan Mahasiswa Sumbaw Barat – Solo (IMSB). Pertemuan silaturrahim ini berlangsung dari Sabtu-Minggu, 6-7 Maret 2010 di Sekretariat IMSB. Turut hadir dalam pertemuan ini diantaranya adalah Abdul Wahid (Perwakilan Newmont Nusa Tenggara) serta jajaran pengurus dan anggota IMSB yang berjumlah lebih dari 60 anggota.
Menurut Abdul Wahid, silaturrahim dan kunjungan ini dilakukan dalam rangka mendukung kegiatan mahasiswa baik yang bersifat akademik maupun kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler. “Motivasi utama kami adalah menjadi yang terdepan dalam membangun KSB, termasuk dalam pembangunan SDM”, ungkap Wahid dalam wawancaranya dengan sumbawanews. Karenanya, tambah Wahid, dukungan terhadap aktifitas mahasiswa khususnya yang sedang belajar di luar daerah adalah salah prioritas dalam program CSR PT Newmont Nusa Tenggara.
Dalam kunjungan ini, PT NNT menyerahkan sedikitnya lima jenis bantuan; (a) Peralatan asrama; kasur busa kualitas satu sebanyak enam buah plus bantal, (b) Komputer desktop dilengkapi dengan meja, printer dan modem smart, (c) Rak buku untuk perpustakaan, (d) Kompor gas dan tabung, (e) Berbagai buku referensi untuk koleksi perpustakaan (f) peralatan olahraga; satu set meja pingpong lengkap, bola futsal dan bola takraw dan net. Selain itu, PT NNT juga menyerahkan dana tunai untuk sekretariat.
Sementara itu, Ketua IMSB Solo Muammar Kadafi mengungkapkan apresiasinya kepada Newmont Nusa Tenggara. “Kami menyambut baik niat perusahaan dalam berkmunikasi dengan berbagai stake holder, termasuk dengan kami, para pelajar dan mahasiswa yang sedang belajar di luar daerah. Inilah untuk pertama kali secara resmi NNT berkunjung ke Sekretariat IMSB Solo. Kami berharap kedepannya, NNT tetap memberikan atensi kepada mahasiswa rantauan”, ungkap mahasiswa asal Tongo ini kepada sumbawanews via telpon singkat.
Dalam catatan sumbawanews, PT Newmont Nusa Tenggara sebelumnya juga secara resmi melakukan kunjungan kepada basis mahasiswa sekaligus menyerahkan berbagai bantuan dalam mendukung kegiatan asrama dan kegiatan sekretariat. Asrama mahasiswa NTB di Bogor, komunitas mahasiswa Bima di Jakarta, komunitas mahasiwa Sumbawa Barat (Sumbawa) Yogya, Malang, Mataram adalah beberapa tempat yang pernah mendapat partisipasi NNT.
Foto - Foto


Cabup-Cawabup KSB Terus Galang Simpatisan
Taliwang KSB. Sumbawanews.com.--Sejak diumumkannya keputusan penetapan nomor urut para kandidat Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Sumbawa Barat NTB, oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) pada 2 Maret 2010 lalu, kedua pasangan yaitu H.Andy Azisi Amin SE.M Sc - Ir.Dirmawan disebut paket “AMAN” dan DR.KH.Zulkifli Muhadli SH MM – Drs.H. Mala Rahman atau paket koalisi “ADHA”, secara marathon terus melakukan sosialisasi untuk menggalang kader dan konstituen di seluruh wilayah Desa dan Kecamatan se KSB.
Pantauan langsung wartawan sumbawanews.com disetiap acara sosialisasi visi misi dan target para kandidat, terlihat ribuan konstiuen dan simpatisan Parpol pengusung Cabup dan Cawabup, memberikan apresiasi serta menyatakan kesiapannya untuk memenangkan masing-masing pasangan yang akan didukung pada Pemilukada KSB 26 April 2010 mendatang. “Jika seluruh rakyat ini ingin perubahan sistim birokrasi dan peningkatan kesejahteraan ekonomi para guru, PNS, petani, nelayan, pedagang usaha kecil dan menengah, serta para putra putri yang belum beruntung, marilah bergabung bersama paket “AMAN,” kata Andy Azisi Amin SE.M Sc. didepan sekitar lima ribuan konstituen saat sosialisasi dilapangan Desa Air Suning selasa malam (9/3).
Dijelaskan, pihaknya mengajak seluruh konstituen bergabung untuk memenangkan paket “AMAN” pada Pemilukada 26 April 2010 mendatang, agar berbagai kebijakan birokrasi terhadap perencanaan program pembangunan yang selama ini dinilai belum terarah, dapat segera dilakukan reformasi dengan sistim pembangunan dan peningkatan ekonomi rakyat berbasis Rumah Tangga (RT), termasuk dibidang pertanian, nelayan, usaha pedagang kecil menengah serta lainnya, sehingga cita-cita dan harapan seluruh rakyat sejak berdirinya kabupaten bermotokan “Pariri Lema Bariri”, yang menginginkan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi dapat segera dicapai,” “Jika setiap tahun seluruh APBD itu terus tertuju kepada program pembangunan mega proyek saja, jangan mimpi rakyat KSB yang rata-rata hidupnya sebagai petani, nelayan dan pedagang usaha kecil menengah ini akan bisa sejahtera ekonominya,” tegas Andy Azisi Amin disambut yel-yel dukungan dari ribuan simpatisannya.
Sama halnya disampaikan kandidat pasangan Bupati Incumbent DR.H.Zulkifli Muhadli SH MM – Drs.H. Mala Rahman, bahwa pihaknya berharap kepada seluruh kader dan simpatisan yang tergabung dalam koalisi parpol pengusung, agar tidak cepat terprtovokasi dengan berbagai isu politik yang terkesan membingungkan tersebut, bahkan para konstituen diminta untuk membuka mata dan hati terhadap berbagai kebijakan yang selama ini dijalankan, “Jangan kalian terkecoh dengan sejumlah janji-janji para lawan politik yang terkesan membingungkan tersaebut, karena berbagai kebijakan dan program yang saya jalankan selama ini dinilai sudah tepat, bahkan tidak sedikit birokrasi daerah lain yang menagcungi jempol dengan keberhasilan program incumbent,” kata Bupati yang akrap disapa Kyai Zul itu.
Bupati juga menekankan, seluruh kader dan konstituen Parpol yang tergabung dalam koalisi “ADHA” untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu miring yang dihembuskan oleh lawan politik, sehingga harapan untuk terus berlanjutnya berbagai perencanaan program pembangunan dan kesejahteraan ekonomi rakyat tersebut dapat berjalan sesuai harapan, “Saya berharap agar seluruh konstituen tidak cepat terpengaruh dengan janji-janji program para lawan politik yang terkesan belum jelas tersebut,” kata Bupati. (Hong)
Jabir- Johan Siap Bekerja Keras dan Persembahkan APBD Untuk Rakyat
Sumbawa Besar, Sumbawanews.com.- Pasangan Muhammad Jabir, S.H, M.H, dan Johan Rosihan, S.T (Jabir-Johan), Jumat (12/03/2010) mendaftarkan diri ke KPU Sumbawa, dengan mengusung semangat siap bekerja keras serta APBD Sumbawa untuk rakyat. Pasangan ini Diusung koalisi PAN dan PKS serta Partai kedaulatan (PK) yang mengalihkan dukungan di detik-detik terakhir. Jabir -Johan berada pada political posisitioning yang tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Sumbawa lima tahun mendatang.
Massa pendukung koalisi Parpol begitu antusias mengantarkan pasangan ini mendaftar di KPU. Hingga akhirnya diterima secara resmi KPU Sumbawa. Diusung PAN, PKS dan PK, pasangan ini sah mengantongi 8 kursi. Sebagaimana dinyatakan Ketua KPU Sumbawa, Suhardi Soud, S.E dalam sambutan penerimaannya. Untuk selanjutnya dilakukan verifikasi dan uji keabsahan. Sambil pihaknya mengajak seluruh pasangan calon mewujudkan pemilu damai dan bermartabat.
Bakal Calon Bupati, M. Jabir, juga nyakin KPU Sumbawa akan memelihara independensi dalam Pilkada ini. Apalagi sebelumnya KPU Sumbawa telah terbukti melaksanakan Pemilu dengan baik, baik Pilgub, Pileg maupun Pilpres. Pendaftarannya sebagai pasangan calon tidak hanya karena alasan klasik, atas permintaan masyarakat. Namun, lebih dari itu, berbekal semangat tinggi dan hasil riset lembaga survey yang menempatkan pasangan ini pada posisi politik yang tepat untuk memenangkan Pilkada. Didukung oleh kapasitas dan pengalaman kedua figur calon Bupati dan Wakil Bupati. Jabir yang selama lima tahun terakhir menjadi Wakil Bupati Sumbawa dan Johan seorang legislator ulung yang selama dua periode menjadi anggota DPRD NTB. “PAN dan PKS adalah dua partai yang berpengalaman memenangkan pertarungan. Jadi, pendaftaran ini bukanlah sekedar formalitas belaka. Pada Pilkada 2005 lalu, dua partai ini pula yang mengantarkan Bupati Jamaluddin Malik dan Wakil Bupati M. Jabir. Pengalaman ini menjadi point penting. Apalagi saya juga tidak pernah melupakan partai pendukung. Sebab satu kali saja kita meninggalkan partai pendukung, maka alamat tidak pernah lagi didukung oleh Parpol,”cetusnya, sambil menyindir, adanya sebagian prilaku figur yang kini tiba-tiba ramah dan bahkan meminta menghadiri acara-acara di tengah masyarakat.
Selain itu, pasangan ini juga memiliki berbagai keunggulan. Akses kepusat dua Parpol pengusung ini bisa mendatangkan program pusat ke daerah. Sebab daerah ini tidak bisa berkembang hanya apabila mengandalkan resources (sumber daya) lokal yang jumlahnya terbatas. Tetapi butuh dukungan pusat dan membuka peluang investor besar datang ke daerah ini. Didukung oleh reformasi pengawai yang berpijak pada reformasi birokrasi. Dengan semangat kerja keras, pasangan ini bertekad memperbaiki kecurangan pembangunan selama lima tahun terakhir.
Bakal calon wakil Bupati, Johan Rosihan, kembali menegaskan APBD Sumbawa untuk rakyat. Pasangan ini telah menemukan terobosan kebijakan anggaran terkonsentrasi. Bagi terwujudnya visi, Sumbawa sebagai Kabupaten Agropolitan. Dengan kewenangan Bupati dan Wakil Bupati serta persetujuan anggota DPRD, maka prioritas anggaran, yakni, untuk tahun pertama, konsolidasi dan penyiapan kawasan strategis agropolitan. Dengan komitmen Rp. 100 Milyar untuk bidang pertanian dan sub-subnya, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Tahun kedua, terhubungnya daerah produksi dengan pasar dengan komitmen Rp. 100 Milyar untuk perbaikan infrastruktur terutama jalan. Memasuki tahun ketiga, pengembangan ekonomi berbasis desa dengan menganggarakan lagi Rp. 100 Milyar bagi peningkatan kualitas SDM, dalam bentuk pendidikan, pelatihan dan bantuan modal. Sehingga pada tahun keempat terwujudnya Sumbawa sebagai kabupaten Agropolitan. “Tentu saja APBD Rp. 660 Milyar masih kurang untuk membangun Sumbawa. Karena itu, kami berkomitmen membuka investasi besar yang berdampak langsung pada pembukaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan dan membuka isolasi ekonomi pada daerah potensial,”pungkasnya, seraya menjelaskan makna dari pendaftaran di hari Jumat sebagai pemimpin dari hari-hari yang lain yang berarti, pasangan ini siap memimpin Sumbawa.
Terkait dengan menyeberangnya PK ke pasangan Jabir Johan, yang sebelumnya juga mendukung pasangan lain, sebagaimana disampaikan Jabir, itu semuanya diserahkan kepada KPU Sumbawa untuk dilakukan verifikasi. Yang jelas, pasangan ini juga mengantongi rekomendasi DPP PK. Bahkan menurutnya ada masih sekitar dua partai lain yang kini mendukung pasangan lain akan segera bergabung dengan Jabir-Johan. Ketua baru PK Sumbawa, Hamzah Gempur, juga mengatakan, DPP telah merekomendasikan dirinya sebagai ketua baru PK Sumbawa dan DPP pula yang merekomendasikan pasangan Jabir Johan untuk diusung dalam Pilkada ini. “Sudah saatnya kita dipimpin Jabir-Johan,”tukas Hamzah. (tim)
Calon Tua Mundur atau Semua Gagal
Mataram, Sumbawanews – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dari kalangan independen yang sudah berusia senja diminta mundur dari pencalonan sejak dini sebelum seluruh pasangan calon dari unsur perseorangan ini gagal karena hampir 50 persen kartu tanda penduduk yang diajukan ke KPUD setempat ganda.
“Pasangan yang sudah pensiun diharapkan bisa mundur sehingga teman-teman muda bisa berkreasi,” kata M Ikraman, calon Bupati Sumbawa pasangan Arif Hidayat, calon Wakil Bupati Sumbawa ketika ditemui di Mataram, Jumat (12/3/2010).
Dia mengatakan, permintaan mundur itu bukan karena pihaknya takut sebelum berperang tapi jangan sampai pasangan calon dari kalangan independen yang sudah berusia tidak produktif dinilai mempertahankan status quo dan takut kehilangan jabatan dengan tetap ngotot ikut pencalonan.
“Orangtua-orangtua ini bukannya ditinggalkan, tapi saran-sarannya tetap kita gunakan untuk membangun Sumbawa. Dengan kondisi seperti itu artinya masyarakat sudah bisa terlepas dari pandangan bahwa mereka mempertahankan status quo, bahwa setelah pensiun bisa jadi bupati. Padahal jabatan ini jabatan serius dan bukan main-main. Memerlukan energi besar. Kenapa tidak pas masih muda ikut jadi calon bupati,” kata mantan aktivis Universitas Mataram ini.
Dari empat pasangan Cabup-Cawabup Sumbawa, sedikitnya ada dua pasangan calon berusia senja dan mantan pejabat. Antara lain, Kahar Karim-Salim Ahmad (AKAS) dan Mustakim Minggu-dr Nur (MUSNUR).
Pasangan Ibrahim-Iwan Jazadi (IMAN) masih aktif, masing-masing sebagai staf ahli di pemda setempat dan dosen perguruan tinggi. Sedangkan pasangan IKRAR, M Ikraman-Arif Hidayat relatif lebih muda dari tiga pasangan calon independen lainnya. Mereka masing-masing berusia 41 tahun dan 35 tahun. Dari berbagai aspek tentu lebih unggul dari lainnya.
Ikraman justru khawatir dengan ngototnya sikap para pasangan calon tua itu, nantinya akan muncul feodalisme dan paternalistik karena memang dari segi usia tidak produktif baik fisik maupun pemikiran. “Fatalnya lagi, bisa jadi tidak ada yang masuk karena bisa jadi (KTP) yang digunakan (calon-calon independen) ganda. Ya hampir 50 persen,” ungkapnya. (Idham Halik)
KBB Sumut Lakukan Study Banding Divestasi di KSB
SUMBAWA BARAT, Sumbawanews.com.- Kabupaten Sumbawa Barat merupakan salah satu daerah yang dipilih oleh pemerintah daerah kabupaten Batu Bara Sumatera Utara sebagai daerah tujuan untuk melakukan study banding masalah divestasi saham.
Rombongan pejabat kabupaten Batubara yang terdiri dari kepala badan perencanaan dan pembangunan daerah (Bappeda), Assisten II bidang ekonomi dan pembangunan, Kadis Perhubungan, serta beberapa orang staf ahli bupati Batubara diterima langsung oleh wakil bupati Sumbawa Barat Drs.Mala Rahman di Graha Fitra, Kamis (11/03).
Ketua Rombongan Pejabat Kabupaten Batubara, Drs.H Sudharto menjelaskan kabupaten Batubara merupakan kabupaten yang baru terbentuk pada tahun 2006 lalu ini, memiliki sejumlah perusahaan yang melakukan aktivitas pertambangan dan dalam waktu dekat ini, daerah tersebut juga akan ada investor yang berskala internasional yang akan berinvestasi dan beroperasi diwilayah Sumatera Utara. “ Karena proses divestasi saham ini sedang dijalankan oleh pemerintah daerah Sumbawa Barat, maka kami memilih daerah ini sebagai tujuan kami untuk melakukan study banding,” jelas Sudharto yang juga kepala Bappeda Batubara.
Menurut Sudharto, Investor yang berskala internasional itu nantinya akan beroperasi pada tujuh kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Utara dengan masing – masing titik tambang mineral, sehingga menurutnya untuk mengantisipasi berbagai macam permasalahan yang muncul nantinya antara pemerintah daerah, masyarakat dan perusahaan tambang perlu melakukan study banding didaerah yang telah menjalankan divestasi ini.
“Prosesi yang telah ditempuh oleh pemerintah Sumbawa Barat ini akan kami jadikan referensi dan pijakan dalam mempersiapkan diri untuk mendapatkan peran yang lebih strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batubara nantinya,” jelas Sudharto.
Pemda Sumbwa Barat yang diwakili oleh Assisten II, Ir H.M Saleh M.Si memaparkan secara rinci segala hal tentang proses divestasi yang dijalankan oleh pemda KSB dari sejak tahun 2006 yang lalu sampai proses penerimaan divident saham yang akan diterima tahun 2010 ini. “ Kita (pemerintah KSB) merasa simpati atas niat baik Pemda Batu Bara menjadikan KSB sebagai daerah tujuan study banding atas rencana pembangunan daerah mereka kedepan,” jelas Saleh. Sn-03
eeeeeeeeeeeeeee baing desa gedooooooooo
jangan ngaku baing desa kalau anda ti...
jangan ngaku baing desa kalau anda ti...
haaaaaa ap gk slh gede bnr,,,,